Puisi: Sri Dwi Murwaningsih
Apa sih yang dinikmati
ketika tak ada yang ditelan,
Ketika tak ada yang
dirasakan,
Yang ada hanya
kepahitan.
Apa sih enaknya,
Ketika menghisap dalam,
Bak tak untuk
dilepaskan.
Asap asap itu mengepul,
Membuat nafas
tersendat,
Asap asap itu
melingkar,
Membuat udara tak lagi
segar.
Beribu alasan,
Pasti bisa terlontar,
Beribu alibi pasti kan
tersaji.
Saat jemari menjepit,
Sebatang disundhut
korek api,
Tak ada duanya,
Seolah dunia hanya
milik mereka.
Sebatang,
Dua batang,
Tiga batang,
Membuat dompet dompet
meradang,
Membuat bayi bayi
meregang,
Karena menghirup bayang
bayang kenikmatan.
Dunia, bak kepulan
asap,
Melingkar,
menipis,menghilang.
Tertelan gelombang yang
memutar,
Gelombang gelombang
semu,
Dengan nikmat yang
palsu.
#asap rokok#
#pasca maghrib#
#09-06-17#
#sdm#
Tidak ada komentar:
Posting Komentar